Model Manajemen Risiko Terintegrasi pada Koperasi Syariah di Indonesia

Penulis

  • Vita Sarasi Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Bandung
  • Afrizal Fadillah Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Bandung
  • Aqli Mubarak Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Bandung
  • Muhammad Fahri Setiono Divisi Risiko Kredit, Bank Jabar Banten Syariah

Kata Kunci:

Manajemen Risiko, Koperasi Syariah, 5C, SWOT, Maqasid Syariah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan merumuskan model manajemen risiko terintegrasi pada koperasi syariah dengan mengkaji praktik-praktik terbaik dari beberapa koperasi yang telah berhasil di Indonesia, terutama BMT UGT Sidogiri, KSPPS Suara Hati Jawa Timur, dan Koperasi As Sakinah Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan komparasi studi kasus serta analisis tematik terhadap penerapan prinsip kehati-hatian (5C), analisis SWOT, dan nilai-nilai Maqasid Syariah dalam proses mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi syariah yang berhasil memiliki tiga pilar pengelolaan risiko yang konsisten, yaitu: (1) sistem SOP pembiayaan yang ketat dan berbasis prinsip 5C, (2) pengawasan internal dan syariah yang terstruktur, serta (3) budaya kelembagaan berbasis kekeluargaan dan integritas yang memperkuat kualitas pembiayaan anggota. Integrasi tiga pendekatan tersebut terbukti mampu menekan risiko pembiayaan, menjaga stabilitas likuiditas, dan meningkatkan ketahanan lembaga dalam menghadapi dinamika ekonomi. Penelitian ini menghasilkan model konseptual manajemen risiko terintegrasi yang dapat direplikasi oleh koperasi syariah lain untuk memperkuat tata kelola dan keberlanjutan lembaga.

Diterbitkan

2025-12-17

Terbitan

Bagian

Articles